Rabu, 17 Oktober 2018

10 TIPS Yang Harus Diketahui Sebelum Mendaki Kawah Ijen

Kawah Ijen - salah satu dari sekian banyak gunung berapi aktif yang terdapat di Indonesia dan menjadi salah satu gunung api aktif yang masuk deretan cincin api atau Ring of Fire. Kawah Ijen dinobatkan sebagai kawah dengan tingkat keasaman terendah di Indonesia, hal ini dikarenakan oleh kandungan belerang yang ada di kawah tersebut. Sehingga bagi setiap pengunjung yang akan mendaki Kawah Ijen harus terlebih dahulu mempersiapkan diri karena akan memasuki daerah yang cukup berbahaya untuk menghindari hal-hal buruk terjadi. Berikut ini kami sajikan 10 hal yang harus diketahui sebelum anda melakukan pendakian ke Kawah Ijen.

1. Waktu Paling Tepat Pendakian Pada Malam Hari

Kenapa harus mendaki Kawah Ijen pada malam hari ? pertanyaan ini sering terlintas di benak para pengunjung. Pendakian pada malam hari ditujukan untuk melihat fenomena api biru, semakin gelap maka semakin terlihat jelas api birunya. Pastikan anda tidur lebih awal dan memiliki cukup energi sebelum memulai pendakian.

2. Pendakian Kawah Ijen 2 - 3 Jam Sekali Jalan 

Pendakian dari starting point (Pos Paltuding) menuju puncak memakan waktu kurang lebih 2 jam, dilanjutkan 30 menit - 1 jam menuruni bibir kawah menuju spot api biru. Tentu saja waktu tempuh ini bervariasi tergantung seberapa cepat anda mendaki.

Kecepatan pendakian akan sangat tergantung dengan kondisi lingkungan, dan akan lebih sulit bernafas di ketinggian lebih dari 2000 mdpl ditambah kondisi udara yang tercampur dengan gas belerang. 

3. Anda Tidak Perlu Menjadi Pendaki Berpengalaman 

Pendakian Kawah Ijen bisa dibilang tidak mudah tapi juga tidak terlalu sulit, anda tidak perlu memiliki pengalaman sebagai pendaki profesional untuk menaklukan Kawah Ijen. Hanya pastikan anda cukup berhenti untuk istirahat dan mengatur pernafasan anda.

Sangat tidak dianjurkan bagi anda yang memiliki kesulitan bernafas seperti asma dan sakit jantung. Untuk penyandang disabilitas bisa menuju puncak Kawah Ijen dengan menyewa troli yang disediakan oleh para penambang belerang.

4. Masker Gas Sangat Diperlukan

Kawah Ijen memiliki gas belerang yang beracun, kondisi terburuk gas belerang berwarna hitam pekat. Sangat dianjurkan  untuk memakai masker gas yang bagus, bukan masker kain yang dijual di minimarket. Di Pos Paltuding beberapa penambang belerang juga menyewakan masker gas Rp. 50.000,-.

5. Pakaian Hangat Dan Jaket, Jangan Pakai Perhiasan

Temperatur rata-rata di Kawah Ijen sekitar 9-11 derajat celcius dan terkadang disertai dengan tiupan angin yang cukup kencang. Jadi untuk pendaki pakailah pakaian hangat dan jaket, pakailah juga sepatu trekking yang masih cukup bagus solnya. Jalur pendakian Kawah Ijen berupa tanah berpasir yang sangat sering menjadi penyebab tergelincirnya pendaki.

Lepaskanlah segala aksesoris emas dan perak yang melekat di badan anda, karena gas belerang yang asam bisa merusak kondisi perhiasan.

6. Bawalah Air Minum Yang Cukup Dan Kulit Jeruk

Pendakian dengan medan yang menanjak, oksigen yang tipis , dan kondisi lingkungan asam penuh gas belerang akan sangat menyulitkan. Di saat itulah kita membutuhkan istirahat dan minum air yang cukup, jika memiliki waktu cukup sebelum pendakian belilah jeruk di minimarket. Taruhlah kulit jeruk di dalam masker. Bau jeruk akan dapat membantu menetralisir bau asam dari belerang.

7. Hargailah Penambang Belerang Dan Penduduk Lokal

Ketika anda bertemu dengan penambang belerang di Kawah Ijen dan memberhentikan mereka untuk berfoto alangkah baiknya memberikan mereka sesuatu sebagai balasannya. Karena mereka sejatinya bukanlah obyek wisata yang bebas anda berhentikan dan anda foto.  Anda bisa memberikan uang kecil, biskuit, atau air mineral kepada mereka.


Hargailah mereka dengan memberikan mereka prioritas jalan, ingat mereka memikul beban berat dipundak mereka. Alangkah bijaknya kita membiarkan mereka lewat terlebih dahulu dan belilah produk lokal yang ada di Kawah Ijen seperti patung belerang yang penambang buat. Atau hanya sekedar membeli secangkir kopi di kantin, itu sudah cukup membantu penduduk setempat.

8. Jangan Selfie / Groupie Berlebihan

Perlu diperhatikan bahwa jalur pendakian Kawah Ijen berupa tanah berpasir dan juga berbatu, pada beberapa titik pendakian sangat mudah longsor. Berfotolah dengan memperhatikan keselamatan anda dan orang lain, karena jika anda berselfie dengan sembrono akan menyebabkan longsornya batuan yang ada di puncak sehingga dapat membahayakan pekerja dan pengunjung yang berada di bawah.

9. Segeralah Naik Kembali Ke Puncak Untuk Melihat Sunrise

Janganlah terlena akan keindahan api biru dan berlama-lama di sana, sekiranya sudah cukup waktu untuk menikmati api biru segeralah naik ke puncak Kawah Ijen sebelum matahari terbit. Menyusuri bibir kawah sekitar 20 menit maka akan terdapat spot bagus untuk menikmati matahari terbit. Momen inilah yang akan menjawab rasa penasaran anda kenapa Banyuwangi dijuluki The Sunrise of Java.

10. Sangat Dianjurkan Anda Pesan Tour  Kawah Ijen Via Travel Agencies

Pada praktiknya, anda bisa berkunjung sendiri ke Kawah Ijen bahkan tanpa pemandu wisata. Alangkah baiknya anda mengatur perjalanan ke Kawah Ijen melalui  travel agency  untuk alasan keselamatan dan pelayanan, namun jangan sembarangan memilih travel agent karena rayuan banting harga.

Kami (Tera Tour and Travel) adalah anak usaha dari Tera Group yang sudah berdiri sejak tahun 2004, bergerak dibidang tour and travel juga akomodasi. Customer kami baik dalam dan luar negeri sangatlah puas dengan pelayanan dengan harga yang bersaing.

Baca Review Tripadvisor dari customer kami di sini : Tripadvisor review Tera Tours

Jika anda berencana pergi ke Kawah Ijen, jangan ragu untuk menghubungi kami. Tim kami akan siap membantu anda secara profesional. Kami memiliki paket wisata reguler dan open trip, jika anda ingin berwisata dengan itinerary yang disusun sendiri. Silahkan menghubungi tim kami, kami akan menghitungkan cost dan itinerary khusus untuk anda.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Hubungi Kami

Let's Talk..!

Hubungi tim kami dan diskusikan tentang apapun perihal kunjungan wisata anda ke Banyuwangi. Tim kami akan memberikan solusi terbaik untuk liburan anda yang berkesan dan tidak terlupakan.

Alamat Kantor:

Jl. Stasiun Karangasem A7, Banyuwangi, 68431

Jam Operasional:

Senin - Jumat 09.00 s.d 17.00 , Sabtu 09.00 s.d 13.00